Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Ganti Nahkoda di Garis Depan RI–RDTL! Oktovianus Mau Pegang Kendali PMKRI Atambua

Gambar
Foto Mandataris RUAC Terpilih dan Ad-hoc Minggu, 18 Januari 2026 PMKRI Atambua - Estafet kepemimpinan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Atambua Sanctus Yohanes Paulus II resmi berganti. Oktovianus Mau terpilih sebagai Ketua Presidium PMKRI Atambua untuk masa bakti 2025–2026 melalui Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) XVII yang digelar pada 17–18 Januari 2026. Terpilihnya Oktovianus, yang akrab disapa Okto, menandai babak baru kepemimpinan organisasi mahasiswa Katolik di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste (RI–RDTL). Momentum ini dinilai krusial di tengah tantangan sosial, kebangsaan, dan dinamika internal organisasi yang semakin kompleks. Dalam pidato perdananya usai terpilih, Okto menegaskan bahwa jabatan Ketua Presidium bukanlah sekadar posisi struktural, melainkan sebuah panggilan pengabdian. “Menjadi Ketua Presidium bukan soal jabatan, tetapi panggilan untuk melayani dan mempertegas identitas kader PMK...

Resmi Dilantik! Oktovianus Mau Siap Bawa PMKRI Atambua Lebih Progresif di Perbatasan RI–RDTL

Gambar
Foto Pelantikan Mandataris RUAC PMKRI Cabang Atambua Periode 2025-2026 PMKRI Cabang Atambua - Tongkat estafet kepemimpinan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Atambua St. Yohanes Paulus II resmi berganti. Oktovianus Mau bersama jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) periode 2025/2026 dilantik dalam upacara khidmat di Aula Dharma Wanita Betelalenok, Atambua, Kamis, 30 Januari 2026. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PMKRI, Maria A. F. G. Sukmaniara. Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa bakti baru organisasi kader berskala nasional itu di wilayah perbatasan Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste (RI–RDTL). Dalam arahannya, Maria menekankan pentingnya menjaga tiga nilai utama PMKRI, yakni Kristianitas, Intelektualitas, dan Fraternitas. Ia mengingatkan bahwa PMKRI harus tetap konsisten menjadi organisasi yang berpihak kepada masyarakat kecil dan kelompok yang kurang terdengar suaranya. “PMKRI bukan ...

Soal Program Gentengisasi, PMKRI Atambua Sebut Belum Jawab Realitas Masyarakat Perbatasan

Gambar
F oto Ketua PMKRI Cabang Atambua Periode 2025-2026 (Okto Mau) KORANMEDIA.COM  - Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Atambua, Okto Mau, memberikan sorotan kritis terhadap wacana pemerintah yang menetapkan program gentengisasi atau penggantian atap seng menjadi genteng tanah liat sebagai program prioritas nasional. Menurut Okto, secara konseptual program gentengisasi memang didasarkan pada sejumlah kajian yang dinilai positif. Dari aspek kesejahteraan, genteng tanah liat dianggap mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat karena menyediakan hunian yang lebih sehat, nyaman, dan ramah lingkungan. Dari sisi ekologi, genteng tanah liat dinilai lebih adaptif terhadap iklim tropis serta memiliki jejak karbon yang lebih rendah dibandingkan atap seng atau logam. Selain itu, dari segi ekonomi, program gentengisasi berpotensi membuka peluang usaha genteng lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bangunan...

Legendary Politician of East Nusa Tenggara

Gambar
Bung Kanis  Petrus Kanisius Pari Parera atau biasa disapa " Bung Kanis " adalah salah satu tokoh politik legendaris Nusa Tenggara Timur, kelahiran Cereng, Manggarai Barat 17 September 1930 dari pasangan Bapak Romanus Parera dan Ibu Fransisca Lotik. Bung Kanis merupakan anak ketujuh dari sepuluh bersaudara. Sosok Bung Kanis saya yakin banyak yang juga tidak mengenalnya sekarang. Satu - satunya referensi tertulis yang saya dapat tentang beliau hanyalah dari buku "Jangan Takut Berpolitik" yang di sunting oleh Kakak Jannes Eudes Wawa, seorang jurnalis Kompas, yang juga alumni PMKRI Cabang Kupang. Saya yakin, usaha Kakak Janess tidak gampang. Dengan susah payah mengumpulkan tulisan-tulisan, pidato-pidato dari Bung untuk disarikan dalam sebuah buku agar diketahui banyak orang. Akhirnya saya dari generasi ke sekian, mengenal semangat dan pikiran - pikiran Bung Kanis dari buku itu. Era tahun 60-an sampai pada akhir 80-an di wilayah NTT, Bung Kanis adalah sebuah nama. M...